Mempelajari pelajaran untuk belajar mengajarkan…


WPF-02 : Sekilas tentang XAML
21 Januari 2009, 06:43
Diarsipkan di bawah: IT | Tag: , ,

XAML (Extensible Application Markup Language, dibaca zammel) adalah suatu markup language yang digunakan untuk membuat tampilan user interface dari WPF.
Penggunaan XAML dalam WPF ini memungkinkan kerja sama developer dan designer dalam membuat aplikasi. Seorang developer menggunakan Visual Studio untuk merancang basic aplikasi kemudian menyerahkannya ke designer yang membuat desain user interface dengan XAML lewat Expression Blend. Dengan kata lain, kode untuk program dan kode desain UI dipisah dalam file yang berbeda. Sehingga developer tidak perlu mengotak-atik desain secara mendalam dan designer juga tidak perlu mengurusi bahasa .NET dalam program yang dibuat.

Secara sintax, XAML tidak jauh berbeda dengan XML, hanya saja elemen dalam XAML mengacu pada instance suatu kelas dalam .NET. Misalnya untuk membuat suatu tombol, tinggal digunakan perintah <Button>.

Contoh kode XAML yang digunakan untuk membuat satu blank window :

1 <Window x:Class=”WindowsApplication1.Window1″
2       xmlns=”http://schemas.microsoft.com/winfx/2006/xaml/presentation”
3       xmlns:x=”http://schemas.microsoft.com/winfx/2006/xaml”
4       Title=”Window1″ Height=”300″ Width=”300″>

5       <Grid>
6       </Grid>
7 </Window>

Pada contoh diatas terdapat 2 elemen, yaitu Window, yang berperan sebagai top-level element, serta Grid, tempat meletakkan kontrol-kontrol yang akan digunakan.
Baris 2 dan 3 menunjukkan namespace yang secara default digunakan di semua dokumen XAML karena di dalamnya berisi kelas-kelas yang digunakan dalam aplikasi WPF. Namespace tersebut sebenarnya hanya kumpulan dari namespace .NET yang digunakan dalam WPF, jadi kita bisa saja menggunakan namespace dari .NET secara langsung bila itu diperlukan (akan dibahas pada artikel lain).

Pada baris 3 namespace yang digunakan menggunakan prefix x, sehingga untuk menggunakannya perlu ditambahkan prefix x sebelum nama elemen (<x:NamaElemen>). Perlu diketahui juga bahwa “http….” tidak mengacu pada suatu halaman dalam Web tetapi digunakan karena namespace tersebut tidak mungkin digunakan oleh organisasi lain selain Microsoft.

Pada tag <Window x:Class=”WindowsApplication1.Window1″ …… digunakan prefix x sehingga namespace yang dipakai adalah pada baris 3, yang berarti lebih luas lingkupnya. Bagian ini menjelaskan bahwa dibuat suatu kelas turunan dari kelas Window yang diberi nama Window1.

Ketika membuat file XAML seperti diatas, Visual Studio akan secara otomatis membuat partial class dalam code-behind class file, untuk meletakkan kode-kode event, (Misalnya Window1.xaml.cs) :

namespace WindowsApplication1
{
/// <summary>
/// Interaction logic for Window1.xaml
/// </summary>
public partial class Window1 : Window
{
public Window1()
{
InitializeComponent();
}
}
}

Ketika proses compile, file XAML yang mendefinisikan user interface (Window1.xaml) akan digabung dengan code file (Window1.xaml.cs).

Bersambung….


No Comments Yet sejauh ini
Tinggalkan komentar



Tinggalkan komentar
Baris dan paragraf terpisah secara otomatis, alamat email tidak akan ditampilkan, kode HTML diperbolehkan: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>