Zinedine Zidane. Saya kira semua pernah mendengar nama itu. Seorang pesepakbola fenomenal yang mampu menyihir siapa pun yang melihat aksinya di lapangan. Bahkan UEFA menobatkan dia sebagai pemain sepakbola terbaik di Eropa dalam kurun waktu 50 tahun terakhir, mengalahkan legenda-legenda Eropa lain seperti Platini, Cruyff, Beckenbauer, Eusebio, dll.
Tentu bukan karena kehebatannya bermain bola saja yang membuat saya menulis artikel ini. Seperti yang kita ketahui, Zidane adalah seorang muslim, dan mungkin dialah pesepakbola muslim yang paling dikenal sepanjang sejarah sepakbola. Terlepas dari bagaimana taatnya dia sebagai seorang muslim, karena dia sendiri mengakui kalau dirinya bukan muslim yang taat, tapi tentu saja atribut Islam yang melekat pada dirinya sudah cukup memberi rasa bangga bagi umat muslim lain di seluruh dunia.
Zidane, seorang imigran dari Aljazair, yang menemukan era keemasan di Prancis, punya kharisma yang luar biasa dalam sepakbola. Saya masih ingat ketika piala Eropa 2004, saat Prancis hendak bertanding melawan Inggris, pelatih Inggris saat itu, Sven Goran Erikson mengatakan bahwa ia berharap Zidane tidak usah ikut bermain melawan timnya karena menurutnya Zidane adalah pemain yang paling sulit dihentikan pada saat itu. Kalau dipikir-pikir, ucapan itu agak ‘konyol’ diucapkan oleh seorang Erikson. Tapi itulah kenyataannya.
Setelah Zidane pensiun, terlintas di benak, siapakah pesepakbola muslim generasi berikutnya yang mampu semahsyur dia?
Ada banyak pemain muslim di Eropa yang menjadi tulang punggung tim-tim papan atas, yang masing-masing punya kelebihan lebih baik daripada Zidane berkaitan dengan statusnya sebagai seorang muslim. Sebut saja Kolo Toure, yang terkenal dengan kegigihannya dalam beragama. Ada juga Kanoute yang menyisihkan gajinya selama setahun untuk membeli sebuah masjid di Sevilla. Atau Anelka yang harus sering pindah klub karena sering diteror terkait dengan keislamannya, sebelumnya ia sempat menyembunyikan keislamannya selama bertaun-tahun.
Akankah nama-nama diatas akan mampu punya pamor sekelas Zidane? Banyak kalangan berpendapat, Zidane baru akan lahir dalam diri Samir Nasri, tapi ia harus membuktikan pada dunia dahulu bagaimana kehebatannya di lapangan, kharismanya, serta ketaatannya dalam beragama Islam.
& Komentar sejauh ini
Tinggalkan komentar
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
kalo pemain sepakbola aku paling suka ma david villa.. tapi kayaknya dia bukan muslim yaa..
Komentar oleh tia 25 Oktober 2008 @ 15:06Keduaxxx….
Komentar oleh darwinho 27 Oktober 2008 @ 16:41haha…david villa emang lagi on-form…..nek aku lebih suka trezeguet…hehe
@windo : nek komen mbok sing mutu….hehe
Komentar oleh canggih 28 Oktober 2008 @ 09:18Sopo yo?
Komentar oleh zzzatm 30 Oktober 2008 @ 08:57Yang pasti Juventus dan Arsenal sip…
Di Juventus ada Momo Sissoko, di Arsenal ada Samir Nasri
oya, Sissoko lupa kusebut….belakangan mainnya luar biasa….rugi Liverpool melepasnya ke Juve…
Komentar oleh canggih 3 November 2008 @ 08:19Yups, Samir Nasri OK bgt.
Komentar oleh Darwinho 12 November 2008 @ 16:03Iki mutu lho….
wahh..g ada yang nasionalis niihhh.. idolain tu atlet dalam negri…:p
Komentar oleh nu` 19 November 2008 @ 08:10katanya cinta indonesia…..
@nu’ : ya lain kali aku bahas atlet dalam negeri. Indonesia masih punya BuluTangkis yang bisa diandalkan…..
Komentar oleh canggih 1 Desember 2008 @ 06:06wah..frank ribery juga muslim,,
maennya oke juga.
Komentar oleh mu2 26 Januari 2009 @ 06:30mungkin pemain bola muslim yg paling taat itu yg mengundurkan diri dari dunia sepak bola, soalny dia pasti g tahan dipaksa main padahal adzan udah dikumandangkan, g mau disuruh pake celana yg g nutup aurat, n mgkn masih banyak lagi..?
Komentar oleh fahim007 12 Maret 2009 @ 23:38