Mempelajari pelajaran untuk belajar mengajarkan…


Shodaqoh jalanan
6 Juni 2008, 03:09
Diarsipkan di bawah: Lain | Tag: , ,

Suatu sore, 27 Mei 2008,

Ketika berhenti di pertigaan UIN, di lampu merah, ada sebuah ide yang melintas di benakku saat melihat para anak jalanan yang berseliweran meminta sekeping uang receh. Kucoba untuk menghitung jumlah orang jalanan ditempat itu (karena bukan cuma anak-anak). Jumlahnya ada 11 orang, terdiri dari 5 anak-anak, 5 orang tua, dan seorang bayi.

Saat itu, jadi terlintas di pikiranku untuk mencoba mengkalkulasikan :

Jika diasumsikan dalam satu putaran lampu merah membutuhkan waktu 60 detik dan dihitung waktu efektif dalam satu hari ada 9 jam, maka dalam satu hari ada (3600/60) * 9 = 540 giliran. Maka, dalam satu bulan (30 hari) ada 540 * 30 = 16200 giliran.

Jika dimisalkan dalam satu giliran lampu merah rata2 ada 10 kendaraan yang berhenti dan masing2 memberi Rp.100,00 maka dalam satu bulan mereka akan mendapat Rp.100,00*10*16200 = Rp.16.200.000,00 !!!

Dengan uang sebanyak itu hanya dalam waktu kurang 2 tahun, mereka semua bisa menunaikan ibadah haji!!!

Jika dibagi rata, maka tiap orang mendapat Rp.1.472.727,27 per bulan !!! Seperti gaji seorang PNS saja…..

Itu semua baru dengan asumsi nilai sangat minimal, jadi sesungguhnya bisa berkali-kali lipat atau berpuluh kali lipat lebih banyak……

Anak terlantar dipelihara oleh negara ?? Kitalah yang seharusnya memelihara mereka, membantu mereka walaupun hanya dengan sekeping uang seratus rupiah,

jika dilakukan secara berjamaah, insya Allah akan sangat berarti untuk mereka.

Aku jadi sadar, bahwa sesungguhnya bangsa kita ini bisa menjadi sangat sangat kaya sekali…..

Ya Allah……

Bukakanlah pintu hati kami…..


& Komentar sejauh ini
Tinggalkan komentar

dasar….otak komputer……………

ya tapi itu belum diperhitungkan biaya dari para pemalak, trus asuransi jiwa,

dalam perhitungan return itu kita harus mengurangkan hasil yang didapat dengan biaya yang dikeluarkan. baru kita bisa menilai bisnis itu menguntungkan atau tidak…

setuju?

Komentar oleh noerma123

Hmm. . .boleh juga tp. . . .emangnya itu bisnis?

Komentar oleh canggih

Rupa angka kabeh….
=P

Komentar oleh WINDOW

otak kiri …

Komentar oleh dafitawon

Masih harus kasih sebagian (besar?) ke preman yang punya wilayah itu kan

Menurutku ngasih receh ke pengemis yang berada dalam usia produktif tidak berarti membantu mereka. Hal itu hanya akan membuat mereka terbiasa meminta-minta.
Cobalah berjualan koran, mengelap kaca mobil, ato setidaknya mengamen. Janganlah hanya mengulurkan tangan untuk meminta

Komentar oleh Levi

ya bisnislah….kan kegiatan mencari uang..lagian bukan cuma bisnis..tapi biskota bisdesa juga ada

bukan rupa angka…tapi rupa duwit:P

bukan otakkiri.tapi otak manusia…

kalau mau bantu,berilah kail dan pancing,jangan langsung minta ikan…ntar kan berabekalo mereka minta sup sirip ikanhiu…keseimbangan alam bisaterancam…hehe

tapi susah jugaya

Komentar oleh noerma123

hm.. q s7 m levi n noe.. hehe…
lgpula klo mrk cm mengulurkn tangan aj, mendidik mrk menjadi malas tdk mau maju…
saat matkul agama yg membahas mengenai zakat, sbnrñ sangt bsr jumlh yg bs ddptkn,,jika tiap org membyr zakat mal dan mengelolany dg baik dan bnr.. blm lg dg shodaqoh.. jdny insya Allah tak byk org yg terlantar..
sama halny dg zakat, pajak jg.. lg2 jk smw mmbyr dg BENAR n diolah dg BENAR..
yah, begitulah menurut pendapatq.. ^-^V

Komentar oleh myazura

Ya. .ya. . .komentar2 yg bgus. Ternyata aku berhasil memancing agar diberi komentar yg bermutu,tdk sperti komen fs. . . .makasih smua. . . .hehehe

Komentar oleh canggih

comment fs?? maksudnya apah ni??
maafkan aku jika memberi comment tidak bermutu..
maafkankanlah!!

Komentar oleh tia

aku ndak pernah ngasih tu.. (ngasih duwit dan ngasih koment). emangnya anak jalanan punya FS?? bisa dicoment?

Komentar oleh novrian

jadi premany lbh menguntungkan

Komentar oleh pendendam

Scra matematis ,mngkn iya.

Komentar oleh canggih

Brati Canggih menyuruh kita jadi preman !!!

Komentar oleh Sony Haryo Prabowo

Mendingan uang nya buat beli koran ma pedagang di maskam kalo sholat jum’at, dia untung saya juga.. Membiasakan diri untuk berusaha,tapi skali2 nek sa’ake banget ya g papa lah. Bulan yang g punya cahaya sendiri aja selalu berusaha untuk menerangi bumi kok! let’s checkout http://fajarbs.wordpress.com/2008/05/04/hanya-sebuah-puisi/

Komentar oleh fajarbs

Wah, jan tenan…

Komentar oleh darwinho

wah yo sugih tenan kuwi…

Komentar oleh bagusbpg




Tinggalkan komentar
Baris dan paragraf terpisah secara otomatis, alamat email tidak akan ditampilkan, kode HTML diperbolehkan: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>